estoria.id – Kisah Viktor Harefa, petugas sekuriti yang viral usai menegur seorang oknum aparat karena diduga melanggar aturan lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, memasuki babak baru. Viktor kini bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan mendapat tawaran pekerjaan baru.

 

Momen pertemuan itu diunggah melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial pada Sabtu (25/7/2026). Hingga diunggah, video tersebut telah menarik perhatian luas dengan lebih dari 40,1 ribu tanda suka dan 1.153 komentar dari warganet.

 

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi memperkenalkan Viktor sebagai sosok sekuriti yang sempat viral karena menegur seorang oknum aparat yang menerobos lampu merah di Bundaran HI. Menurut Dedi, tindakan Viktor dilakukan demi menjaga keselamatan pejalan kaki yang sedang menyeberang.

 

"Ini saya sudah bertemu dengan siapa?" tanya Dedi kepada pria tersebut.

 

"Viktor Harefa," jawabnya.

 

Dedi kemudian menjelaskan bahwa Viktor adalah petugas keamanan yang menegur oknum aparat karena melanggar lampu lalu lintas, namun justru mendapat respons yang tidak menyenangkan.

 

"Viktor Harefa, sekuriti yang menegur oknum aparat, kemudian oknum aparatnya tidak terima karena ditegur di Bundaran HI. Yaitu menabrak rambu lalu lintas tanda lampu merah, sehingga membahayakan keselamatan pejalan kaki yang nyebrang. Betul, kan?" ujar Dedi.

 

"Betul, Pak," jawab Viktor.

 

Dalam perbincangan itu, Dedi juga mengungkapkan bahwa Viktor merupakan warga keturunan Nias yang saat ini tinggal di kawasan Pasteur, Bandung. Viktor disebut sengaja datang menemuinya dengan harapan memperoleh pekerjaan baru sebagai petugas keamanan.

 

Dedi pun menyatakan akan membantu memfasilitasi perpindahan pekerjaan Viktor. Ia menyebut Viktor direncanakan bertugas sebagai sekuriti di kawasan sekitar Gedung Sate, yang saat ini tengah menjalani penataan area halaman.

 

"Jadi rencananya insya Allah nanti pindah kerja sebagai sekuriti di Bandung. Nanti jaga di sekitar Gedung Sate yang hari ini lagi proyek pembangunan penataan area halaman Gedung Sate," kata Dedi.

Viktor menyambut kabar tersebut dengan singkat. 

 

"Siap, Pak," ucapnya.

 

Menutup pertemuan, Dedi Mulyadi menyampaikan keyakinannya bahwa Polda Jawa Barat akan bertindak tegas terhadap setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk saling menghormati tugas dan tanggung jawab masing-masing.

 

"Saya yakin jajaran Polda Jabar akan bersikap tegas pada anggotanya yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Dan kita juga semua sama-sama saling menghargai tugas kita masing-masing," tuturnya.