Ia berharap pencapaian tersebut menjadi penyemangat bagi putranya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia lainnya yang memiliki minat di dunia IT.

 

Sementara itu, berdasarkan informasi di laman resmi NASA, Vulnerability Disclosure Policy (VDP) merupakan program yang memberikan kesempatan kepada peneliti keamanan siber dari seluruh dunia untuk melaporkan kerentanan pada sistem NASA secara bertanggung jawab.

 

NASA menjelaskan bahwa tidak semua laporan akan memperoleh Letters of Recognition. Surat penghargaan hanya diberikan kepada laporan dengan tingkat prioritas P1 hingga P4 yang telah diverifikasi, diterima, dan dipastikan telah diperbaiki. Laporan yang bersifat duplikat atau merupakan masalah yang sudah diketahui sebelumnya tidak memenuhi syarat menerima penghargaan tersebut.

 

Prestasi Ibra menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya di bidang teknologi. Dengan semangat belajar dan memanfaatkan berbagai sumber pengetahuan, seorang siswa sekolah dasar dari Boyolali mampu mencatatkan namanya sebagai kontributor keamanan siber bagi salah satu lembaga antariksa paling bergengsi di dunia.