Redaksi estoria.id telah berupaya mengonfirmasi persoalan tersebut kepada Manajer Humas dan Marketing RS BHC Sumenep, Sandra Rahestri, untuk meminta penjelasan mengenai polemik dugaan perdamaian, perkembangan investigasi internal, serta pertanyaan keluarga terkait penanganan medis sebelum Dani meninggal dunia. Namun, saat redaksi mendatangi rumah sakit untuk melakukan konfirmasi, Sandra tidak berada di kantornya
Bantah Jalur Damai Kematian Pasien RS BHC Sumenep, Keluarga Sebut Rumah Sakit Lepas Tanggung Jawab
: Petugas keamanan RS BHC Sumenep berada di pintu masuk rumah sakit saat wartawan melakukan upaya konfirmasi terkait kasus kematian pasien Moh. Firman Ramadhani alias Dani. (Foto: Fauzi/estoria.id)
Editor: Akh. Fauzi
Petani Sudah Keluar Modal dan Tenaga, PT Garam Klaim Tambak 105 Milik Negara
Daftar 10 Kepala Daerah yang Diciduk KPK Sepanjang 2026, Terjerat Suap hingga Jual Jabatan
Pekan Dramatis Rupiah: Dari Rp18.190 ke Rp17.845 dalam Hitungan Hari