ESTORIA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor melakukan langkah penyegaran organisasi dengan memasukkan sejumlah kader muda Nahdlatul Ulama (NU) ke dalam jajaran kepengurusan pusat. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat mesin organisasi sekaligus menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

 

Beberapa nama yang kini resmi bergabung antara lain Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma'ruf, Direksi Persiku Kudus Muhammad Abdul Idris, Agus Herlambang, serta sejumlah kader muda lainnya yang selama ini aktif di berbagai bidang pengabdian dan profesional.

 

Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan, perombakan dan penyegaran kepengurusan bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, langkah ini merupakan strategi untuk menghadirkan sumber daya terbaik guna memperkuat peran Ansor di tingkat nasional.

 

Menurut Addin, Ansor harus mampu bergerak mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai yang selama ini menjadi fondasi organisasi. Karena itu, dibutuhkan figur-figur yang tidak hanya kuat dalam kaderisasi, tetapi juga memiliki pengalaman dan kompetensi di berbagai sektor strategis.

 

"Ansor harus terus menjadi organisasi yang adaptif. Kehadiran kader-kader baru ini akan menjadi energi tambahan untuk memperkuat gerakan organisasi ke depan," kata Addin, Jumat (12/06/2026).