ESTORIA – Jawa Timur kembali menunjukkan dominasinya dalam program strategis nasional. Di saat pemerintah menggenjot pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KD/KMP) di seluruh Indonesia, Jatim muncul sebagai provinsi dengan jumlah koperasi terbanyak, mencapai 8.494 unit dari total sekitar 81 ribu koperasi yang telah terbentuk secara nasional.
Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai episentrum pengembangan Koperasi Merah Putih, program yang digadang-gadang menjadi instrumen baru untuk menggerakkan ekonomi desa sekaligus memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok masyarakat.
Penelaah Teknis Kebijakan sekaligus Ketua Tim Penyuluhan, Advokasi, dan Hukum Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Imam Hamadi Wijaya, mengatakan lonjakan jumlah koperasi ini merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
“Dari sekitar 81 ribu koperasi yang sudah terbentuk secara nasional, sebanyak 8.494 unit berada di Jatim. Sementara untuk di Kota Surabaya sendiri, sudah terdapat 158 koperasi yang tersebar di seluruh kelurahan,” ujar Imam, Minggu (14/06/2026).
Program KD/KMP tidak hanya berorientasi pada pembentukan lembaga koperasi semata. Pemerintah menargetkan koperasi menjadi penggerak ekonomi rakyat yang mampu memperkuat sektor produksi desa sekaligus memperpendek jalur distribusi kebutuhan pokok yang selama ini dinilai kurang efisien.