Selain air bersih, Fraksi PAN juga menyoroti kondisi jalan yang masih banyak mengalami kerusakan, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perikanan, hingga mobilitas warga.

 

Fraksi PAN meminta pemerintah menjadikan pembangunan dan rehabilitasi jalan sebagai prioritas anggaran dengan mengutamakan kualitas pekerjaan serta memperketat pengawasan terhadap proyek infrastruktur.

 

"Kami masih menemukan jalan yang baru selesai dibangun namun dalam waktu singkat sudah mengalami kerusakan. Hal ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur," ujarnya.

 

Tak hanya itu, persoalan drainase juga menjadi sorotan. Banyak saluran air yang mengalami pendangkalan, tersumbat, bahkan tidak berfungsi sehingga memicu genangan saat musim hujan dan mempercepat kerusakan jalan. 

 

PAN juga meminta pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) diperluas, termasuk memanfaatkan teknologi tenaga surya di wilayah kepulauan dan daerah yang belum terjangkau jaringan listrik.