“Di peta desa, betul, kan masih baru pengukuran. Peta desanya masih belum keluar. Habis ini baru pengukuran,” ujarnya.
Di tengah polemik rumah H. Nurhalik, muncul pula rencana pembangunan akses jalan yang disebut berkaitan dengan pengembangan destinasi wisata di kawasan Payudan Daleman.
H. Saiful membenarkan adanya rencana tersebut. Ia menyebut sejumlah pihak dari dinas terkait, bersama asisten bupati dan camat, telah melakukan survei ke lokasi.
“Betul, betul,” kata H. Saiful ketika ditanya mengenai rencana pembangunan jalan menuju destinasi wisata Payudan.
Ia menyebut pembangunan tersebut direncanakan pada awal 2027. Namun, ketika ditanya apakah pembangunan jalan akan dilakukan lebih dahulu atau bersamaan dengan pengembangan destinasi wisata, ia mengaku belum mengetahui kepastian skemanya.