Peluang emas sempat hadir untuk Indonesia pada menit ke-57. Rizky Ridho mengirim umpan lambung terukur ke arah Ragnar Oratmangoen, tetapi sang penyerang gagal menjangkau bola karena mendapat kawalan ketat pemain lawan.

 

Di sisi lain, Mozambik semakin berani mengancam lewat umpan-umpan terobosan ke area belakang pertahanan Indonesia. Solidnya barisan belakang tim tamu juga membuat serangan Garuda beberapa kali buntu.

 

Pergantian pemain yang dilakukan Herdman memberikan energi baru bagi Indonesia. Pada menit ke-67, peluang terbaik lahir dari kaki Nathan Tjoe-A-On. Menerima umpan silang mendatar Rayhan Hannan, Nathan melepaskan tembakan keras yang membentur mistar gawang. Bola muntah kemudian kembali dikuasai Indonesia, tetapi upaya lanjutan belum menemui sasaran.

 

Mozambik tak tinggal diam. Alcidio sempat membuat jantung pendukung tuan rumah berdebar melalui tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-70, meski bola masih melambung di atas gawang Maarten Paes.

 

Tiga menit kemudian, Paes menunjukkan kualitasnya. Kiper utama Indonesia itu melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tendangan Bheu Antonio. Tekanan berlanjut saat Ezequiel Idalina menyambut sepak pojok pada menit ke-75, namun sundulannya melebar tipis di sisi kiri gawang Indonesia.