estoria.id – Gelombang unggahan bertajuk "Lapor Pak Prabowo, Kami Sudah Pindah ke Negara Lain" tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ribuan warga negara Indonesia (WNI) yang kini menetap di luar negeri ramai-ramai mengunggah foto maupun video kehidupan mereka di negara tempat tinggal masing-masing dengan narasi bernada satire yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Fenomena ini mencuat beberapa hari setelah pidato Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2026. Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa masyarakat yang masih meragukan masa depan Indonesia dipersilakan mencari kehidupan di negara lain.
"Kalau ada yang masih ragu-ragu dengan masa depan bangsanya sendiri, atau menganggap Indonesia ini terlalu suram, silakan cari negara lain. Tidak ada yang melarang Anda untuk pergi mencari kehidupan di tempat lain. Tapi bagi yang percaya pada negeri ini, mari kita tetap di sini, bekerja keras di rumah kita sendiri," ujar Prabowo.
Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam respons di ruang digital. Banyak diaspora Indonesia memanfaatkan media sosial untuk mengunggah pengalaman hidup mereka di luar negeri dengan kalimat pembuka yang hampir seragam, yakni "Lapor Pak Prabowo, kami sudah pindah ke negara lain."
Berdasarkan data analitik pemantauan media sosial yang dikutip AFU.id, lebih dari 42 ribu akun unik di platform X (Twitter) dan Threads ikut menyebarkan narasi tersebut. Tagar yang berkaitan dengan gerakan itu disebut telah menghasilkan sekitar 3,8 juta impresi, menjadikannya salah satu topik sosial-politik paling ramai diperbincangkan sepanjang pertengahan Juli 2026.