Analisis percakapan menunjukkan sekitar 72 persen unggahan berisi satire politik yang dikemas dalam bentuk humor, 18 persen merupakan ungkapan kekecewaan terhadap kondisi ekonomi domestik, sedangkan 10 persen lainnya berisi perdebatan antarwarganet.
Fenomena tersebut kemudian diwarnai beragam unggahan dari diaspora Indonesia yang mengaku telah menetap di berbagai negara. Salah satu unggahan yang paling banyak mendapat perhatian datang dari akun @pangeranmanurung.
"Lapor Pak Prabowo, kami sudah pindah ke negara lain. Ya udah Pak Prabowo. Sesuai instruksi Jenengan, kami pindah ke negara lain grakk.. and di sini verah pak. Saya tak mengatakan Indonesia suram tapi cemas," tulis akun tersebut, dikutip Rabu (22/07/2026).
Unggahan serupa kemudian diikuti akun @ninggarima yang mengaku bekerja sebagai petugas kebersihan di luar negeri.
"Hi pak presiden, aku udah kabur ke luar negeri nih, di sini kerja as cleaner gk di tanyain tinggi badan, lulusan apa, penting rajin, pensiun dapat, medical, mau libur kapan aja punya duit, walapun cuma cleaning service," tulisnya.