Di sisi lain, banyak warganet memberikan apresiasi kepada WNI yang dinilai berani mencari kehidupan di luar negeri. Akun @yesmar_banu menilai Indonesia memiliki banyak kelebihan, namun mengkritik perilaku para pejabat.
"Sebenarnya disini enak, iklim dan cuacanya, makanannya, wisata alamnya. Tapi yang buat ga betah adalah kelakuan para pejabatnya yg ga peka situasi rakyat, yang mentingkan diri sendiri dgn korupsi gede2an, dan rakyat jelata cuma dijadiin vote getter," tulisnya.
Akun @theycallmeY00 juga mengungkapkan kegelisahannya.
"Selamat buat para WNI yg mampu untuk kabur. Jujur disini masih banyak yg pengen, tapi karena tuntutan satu dan lain hal kami dipaksa bertahan. Di lubuk hati kami paling dalam, jengah sudah jadi WNI dengan keadaan begini," tulisnya.
Sementara akun @JavaJimmyMaukar menuliskan, "Bangga banget melihat kalian bisa bersinar di luar, bukan di tanah air yang penuh KKN."
Di balik ramainya unggahan tersebut, data pemerintah menunjukkan tren perpindahan WNI ke luar negeri memang mengalami peningkatan. Berdasarkan data konsolidasi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) dan Direktorat Jenderal Imigrasi, sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026 tercatat 784 WNI secara resmi melepaskan status kewarganegaraan Indonesia atas permohonan sendiri.