Selama memimpin BI, Perry dikenal mengusung kebijakan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari perlambatan ekonomi hingga pandemi Covid-19, ia memperkuat koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah untuk menjaga daya tahan ekonomi nasional.

 

Salah satu warisan terbesarnya adalah peluncuran QRIS pada 2019. Standar nasional pembayaran berbasis kode QR itu berhasil menyatukan berbagai layanan pembayaran digital sehingga transaksi menjadi lebih cepat, praktis, aman, dan efisien. Kini QRIS digunakan secara luas oleh jutaan pelaku UMKM, pedagang pasar, hingga perusahaan besar di seluruh Indonesia.

 

Tak berhenti di sana, Perry juga menjadi sosok penting di balik lahirnya BI-FAST, sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan Bank Indonesia sebagai implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Layanan tersebut resmi diluncurkan pada 21 Desember 2021 dan dirancang untuk menghadirkan transfer dana secara real-time dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan layanan transfer bank sebelumnya.

 

Melalui BI-FAST, biaya transfer antarbank bagi nasabah dibatasi maksimal Rp2.500 per transaksi, sehingga mendorong efisiensi transaksi keuangan masyarakat. Infrastruktur sistem ini didukung teknologi pembayaran modern yang dikembangkan bersama mitra teknologi global, termasuk ACI Worldwide, sehingga mampu menghadirkan layanan transfer yang cepat, aman, dan tersedia hampir setiap saat.

 

Kehadiran QRIS dan BI-FAST menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pembayaran Indonesia menuju era digital yang lebih inklusif. Kedua inovasi tersebut dinilai berhasil memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi transaksi nasional.