Di tengah upaya efisiensi, pelaksanaan program MBG terus berjalan masif. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggarannya telah mencapai Rp88,15 triliun.
Dana tersebut telah menjangkau 63,13 juta penerima manfaat melalui 29.679 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah.
Sebagian besar penerima merupakan pelajar dengan jumlah mencapai sekitar 48,9 juta orang. Sisanya berasal dari kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang mencapai sekitar 14,3 juta orang.
Menurut Purbaya, peningkatan realisasi anggaran itu merupakan bagian dari strategi pemerintah mempercepat perputaran uang di masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui belanja negara.
Hingga Mei 2026, realisasi belanja negara tercatat mencapai Rp1.365,4 triliun atau tumbuh 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Pemerintah sengaja mempercepat belanja agar manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih cepat dan lebih luas oleh masyarakat,” tegasnya.