Kapal induk buatan galangan kapal Italia, Fincantieri, itu memiliki keterkaitan dengan dua kapal perang terbaru TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, yang juga diproduksi oleh perusahaan yang sama.

 

Dari sisi spesifikasi, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang sekitar 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam. Meski telah beroperasi sejak 1983, kapal ini masih dibekali sistem persenjataan dan pertahanan yang mumpuni.

 

Persenjataannya meliputi peluncur rudal antipesawat Mk.29 untuk rudal Sea Sparrow/Selenia Aspide, meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO, hingga tabung torpedo rangkap tiga kaliber 324 mm. Sementara sistem pertahanannya diperkuat rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.

 

Nama kapal ini diambil dari Giuseppe Garibaldi, tokoh militer legendaris Italia abad ke-19 yang dikenal sebagai pahlawan penyatuan Italia di bawah Kerajaan Savoy. Selain dikenal sebagai pejuang, Garibaldi juga pernah berprofesi sebagai kapten kapal dagang sebelum terlibat dalam berbagai gerakan revolusi.

 

Meski usianya telah mencapai sekitar 42 tahun, kapal induk ini dinilai masih memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Pemerintah menargetkan Giuseppe Garibaldi tiba sebelum Hari Ulang Tahun TNI pada 5 Oktober 2026.