"Dokumen penting seperti Rencana Aksi Nasional Pencegahan Korupsi pun belum disampaikan. Ini tentu menjadi catatan serius," tambahnya.

 

Atas berbagai persoalan tersebut, MBG Watch meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan refleksi menyeluruh terhadap efektivitas program MBG sekaligus mengevaluasi manfaatnya bagi masyarakat.

 

"Kami meminta Presiden melakukan evaluasi total, apakah program ini benar-benar efektif dan tepat sasaran," kata Agus.

 

Koalisi itu juga mendesak Komisi IX DPR RI mengambil sikap tegas terhadap pemerintah demi memastikan tata kelola program berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.

Sementara itu, program MBG kini juga menjadi perhatian aparat penegak hukum. Kejaksaan Agung tengah mengusut dugaan korupsi dalam pelaksanaannya dan telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.

 

Mereka terdiri atas mantan Ketua BGN Dadan Hindayana, Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya, Wakil Ketua BGN Lodewyk Pusung, pejabat BGN Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan, serta tiga pihak swasta yakni Asep Yusuf Somantri, Andri Mulyono, dan Glory Harimas Sihombing.