Transfer Puluhan Juta Tak Tercantum dalam Laporan
Salah satu transaksi yang menjadi perhatian warga terjadi pada Agustus 2025. Rekening koran paguyuban memperlihatkan adanya pemindahan dana sebesar Rp10 juta ke rekening bendahara melalui dua kali transaksi, masing-masing Rp1 juta dan Rp9 juta, pada 15 Agustus 2025.
Namun, transaksi tersebut tidak ditemukan dalam laporan keuangan bendahara pada tanggal yang sama. Dana itu baru tercatat kembali masuk ke rekening paguyuban pada 29 Agustus 2025.
Kejanggalan serupa kembali ditemukan pada September 2025. Kali ini, rekening koran mencatat pemindahan dana sebesar Rp10 juta ke rekening bendahara, kemudian disusul transfer Rp1 juta ke rekening atas nama Retno Wulan, yang disebut sebagai istri bendahara.
Tak berhenti di situ, beberapa hari kemudian kembali tercatat penggunaan dana sebesar Rp1 juta. Dengan demikian, total transaksi yang dipersoalkan warga pada rangkaian tersebut mencapai Rp12 juta.