Sebab, uang kas paguyuban bukan milik pribadi pengurus. Setiap rupiah yang berasal dari kontribusi warga harus memiliki jejak penggunaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Redaksi estoria.id telah berupaya menghubungi Ketua Paguyuban Perumahan Grand Symphony, Shobiis Asror, melalui sambungan WhatsApp pada pukul 16.45 WIB, 16.50 WIB, dan kembali melakukan upaya konfirmasi pada pukul 17.05 WIB.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan respons maupun keterangan terkait sejumlah dugaan ketidaksesuaian pengelolaan dana kas warga tersebut.