Setelah menyelesaikan rehabilitasi di Priory Clinic, Abdullah melanjutkan perawatan di Rainford Hall Clinic, Merseyside. Ia sempat didiagnosis mengalami infeksi saluran pernapasan atas sebelum akhirnya dinyatakan pulih dan keluar dari fasilitas tersebut pada pertengahan Oktober.

 

Hasil autopsi memastikan tidak ditemukan penyakit akut maupun kronis yang diderita korban. Penyebab kematian dinyatakan sebagai henti jantung akibat konsumsi alkohol dan berbagai jenis obat secara bersamaan.

 

Asisten Koroner Jean Harkin menegaskan tidak ada bukti yang mengarah pada aksi bunuh diri maupun keterlibatan pihak lain. 

 

"Tidak ditemukan bukti bahwa Abdullah berniat mengakhiri hidupnya. Tidak ada surat ataupun pesan yang ditinggalkan, dan rekaman CCTV juga tidak menunjukkan keterlibatan pihak lain sebelum kematiannya," kata Harkin.

 

Berdasarkan seluruh fakta yang terungkap selama penyelidikan, pengadilan menetapkan penyebab kematian sebagai "death by misadventure", yakni kematian akibat tindakan berisiko yang tidak disengaja karena konsumsi berbagai zat (multi-drug ingestion).