Apple kemudian menjual Apple-1 ke pasar dengan harga unik, yakni USD 666,66. Angka tersebut dipilih karena merupakan margin keuntungan sekitar sepertiga dari harga grosir USD 500, ditambah Wozniak memang menyukai pola angka yang berulang.
Selama ini banyak orang percaya Apple lahir dari garasi rumah keluarga Jobs. Namun, Wozniak mengungkapkan kenyataan berbeda. Menurutnya, Apple-1 sebenarnya dirancang, diuji, hingga penyempurnaan perangkat lunaknya dilakukan di apartemennya di Cupertino dan di ruang kerjanya di Hewlett-Packard.
Garasi rumah Jobs baru dimanfaatkan pada tahap akhir produksi, ketika teman-teman mereka berkumpul untuk memasang chip, menguji papan sirkuit yang telah selesai dirakit, hingga menyiapkannya untuk dikirim kepada pelanggan.
Pada Juli 1976, Apple-1 resmi diperkenalkan kepada publik melalui ajang Homebrew Computer Club di Palo Alto, California.
Komputer tersebut dibekali prosesor MOS Technology 6502 berkecepatan sekitar 1 MHz, RAM 4 KB, serta mampu menampilkan 40 kolom dan 24 baris teks pada monitor komposit. Namun, pembeli saat itu hanya mendapatkan motherboard rakitan. Keyboard, layar, catu daya, casing, hingga media penyimpanan harus dibeli secara terpisah. Apple juga menyediakan antarmuka kaset sebagai opsi tambahan untuk memuat program, termasuk interpreter BASIC yang dikembangkan Wozniak.