LHS 1140 b sebenarnya bukan planet baru. Objek ini pertama kali ditemukan pada 2017 oleh tim astronom yang dipimpin Jason Dittmann. Namun, baru setelah hampir satu dekade pengamatan, para ilmuwan akhirnya memperoleh bukti kuat bahwa planet tersebut memang memiliki atmosfer.

 

Planet ini mengorbit sebuah bintang katai merah, jenis bintang yang ukurannya lebih kecil dan lebih dingin dibanding Matahari. Meski mengelilingi bintangnya dari jarak yang relatif dekat, suhu di LHS 1140 b tetap berada di kawasan yang dikenal sebagai zona Goldilocks, yakni wilayah dengan temperatur yang memungkinkan air tetap berwujud cair di permukaan.

 

Keberadaan air cair merupakan salah satu syarat utama yang diyakini ilmuwan untuk mendukung munculnya kehidupan seperti di Bumi.

 

Meski belum bisa disebut sebagai "Bumi kedua", LHS 1140 b memiliki sejumlah kemiripan penting. Planet ini diperkirakan tersusun dari batuan dengan inti besi serta memiliki atmosfer yang mampu bertahan selama miliaran tahun.

 

Penemuan atmosfer pada planet yang mengorbit bintang katai merah juga mengejutkan para peneliti. Pasalnya, jenis bintang ini dikenal sangat aktif dan kerap memancarkan radiasi berenergi tinggi yang seharusnya mampu mengikis atmosfer planet-planet di sekitarnya.