ESTORIA - Di tengah kelancaran proses pemulangan jemaah haji ke Tanah Air, masih ada kabar yang menyita perhatian. Enam jemaah haji asal Jawa Timur hingga kini belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya memastikan seluruh jemaah yang masih dirawat akan mendapatkan pendampingan dan pelayanan kesehatan hingga kondisi mereka dinyatakan layak terbang ke Indonesia.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji di Arab Saudi guna memantau perkembangan kondisi para jemaah tersebut.
“Kami bersama tim kesehatan akan memastikan jemaah haji yang sakit mendapatkan pelayanan terbaik hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia,” ujarnya, Minggu (07/06/2026).
Enam jemaah yang masih menjalani perawatan berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Mereka adalah Mohammad Dzikri Muiz asal Probolinggo yang dirawat di rumah sakit di Jeddah, Siti Mutmainah Asari dan Matory Ahmad Jalil dari Kota Malang, Soetrisno Semo Semin dari Magetan yang menjalani perawatan di RS King Abdullah, Jetty Trisno asal Madiun di RS Samir Abbas, serta Sri Rahayu Sudarmo dari Pacitan yang dirawat di RS King Faisal.
Di sisi lain, proses debarkasi jemaah haji melalui Surabaya terus berjalan sesuai jadwal. Hingga kedatangan Kloter 25, sebanyak 9.478 orang telah tiba di Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri atas 9.302 jemaah haji, 43 Petugas Haji Daerah (PHD), 33 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 100 petugas kloter.
Capaian itu setara sekitar 22 persen dari total 44 ribu jemaah dan petugas yang menjadi bagian dari operasional Debarkasi Surabaya yang melayani kepulangan jemaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.