Pencarian dilakukan dengan mengandalkan pengalaman para nelayan membaca arah arus, kondisi cuaca, serta kemungkinan titik hanyut korban. Koordinasi dilakukan dari satu perahu ke perahu lainnya melalui komunikasi lapangan yang terus diperbarui selama proses pencarian berlangsung.
Ketika Hermadi ditemukan, para awak perahu yang menolongnya segera memberikan bantuan dan memastikan kondisinya aman. Beruntung, nelayan tersebut masih dalam keadaan selamat dan stabil sebelum dipersiapkan untuk kembali ke kampung halamannya.
Bagi keluarga Hermadi, kabar itu menjadi jawaban atas doa yang tak putus-putus dipanjatkan sejak hari pertama ia dinyatakan hilang kontak.
Di Masalembu, banyak warga mengaku sempat khawatir mengingat cuaca laut yang tidak selalu bersahabat. Namun keyakinan bahwa Hermadi masih bisa ditemukan terus dijaga hingga akhirnya kabar baik benar-benar datang.
“Keselamatan di laut adalah tanggung jawab bersama. Ketika ada nelayan mengalami kesulitan, seluruh komunitas bergerak membantu tanpa memandang kepentingan pribadi,” pungkasnya