Gus Lilur mengatakan informasi tersebut menurut pengakuannya berkaitan dengan keterangan orang-orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK serta hasil pemeriksaan digital terhadap telepon seluler yang diamankan penyidik.

 

Rp180 Miliar Dikaitkan dengan Nusron

 

Dalam penjelasannya, Gus Lilur menyebut total Rp480 miliar itu berasal dari beberapa sumber.

 

Sekitar Rp150 miliar, menurut cerita yang diterimanya, dikaitkan dengan oknum sebuah institusi berinisial P. Sementara Rp150 miliar lainnya disebut berasal dari oknum institusi berinisial B.

 

Adapun sisa Rp180 miliar disebutnya berkaitan dengan Nusron Wahid.