estoria.id - Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid kembali terseret dalam pusaran pengusutan kasus dugaan suap pengurusan HGB Summarecon.
Kali ini, isu tersebut melebar hingga ke pembiayaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026.
Klaim mengenai dugaan aliran dana itu disampaikan tokoh NU Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur. Ia mengungkap cerita tentang dugaan pergerakan uang sekitar Rp480 miliar dari Jakarta menuju Jombang menggunakan dua Toyota Land Cruiser.
Dari total uang tersebut, Gus Lilur menyebut sekitar Rp180 miliar dikaitkan dengan Nusron Wahid.
Cerita itu disampaikan Gus Lilur dalam program Madilog Forum. Ia mengaku memperoleh informasi tersebut secara informal dari pihak yang disebutnya terkait dengan penyidikan KPK.