"Nah, Rp180 (miliar) itu dikabarkan kreasinya NW. Ya, NW itu Nusron Wahid," kata Gus Lilur.

 

Pernyataan tersebut kemudian mengaitkan dua isu yang sebelumnya berjalan terpisah, yakni penyidikan perkara dugaan korupsi di lingkungan ATR/BPN dan pembiayaan Muktamar NU.

 

Nama Nusron memang sempat menjadi salah satu kandidat Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU. Dalam penjaringan bakal calon, Nusron memperoleh 207 suara dan masuk lima besar. Namun, pencalonannya tidak dapat dilanjutkan karena ketentuan organisasi mengategorikan menteri sebagai pejabat politik.

 

Baca Juga:Main Belakang

Muktamar ke-35 NU sendiri berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada akhir Agustus 2026.

 

KPK Telusuri Rp106,3 Miliar