“Mas Dul…” 

 

“Ya, Mbak….” tukang parkir itu langsung sigap, kemudian menghampiri suara itu dengan lari kecil.

 

“Gubrakkkkk…..” tiba-tiba tukang parkir terjatuh. Tidak tahu kenapa. Bekas air hujan tadi siang, depan kafe memuncrat kepada Mbak Diva itu. Hanya sedikit yang mengenainya. Bagian bawah celananya.

 

“Waduh….” Seru mbak Diva. Tukang parkir itu langsung berdiri. Dengan rasa gugup, ia langsung meminta maaf kepada Mbak Diva. Rasanya dia ingin membantu membersihkan, tapi mbka Diva keburu melarangnya.

 

“Belum makan to, Mas? Nih, seperti biasa, nasi goreng anget. Kesukaan Mas Dul.”