Perjalanan menuju rumah duka bukan perkara mudah. Rombongan jurnalis harus melewati jalan sempit, berliku, dan berlubang. Bahkan, mereka sempat tersesat hingga masuk ke jalan buntu sebelum akhirnya menemukan lokasi rumah keluarga korban setelah bertanya kepada warga sekitar.

 

Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan tiba dan disambut H. Hayatullah, ayah almarhum yang akrab disapa H. Hayat.

 

Meski baru sekitar sepekan menjalani operasi mata akibat katarak, H. Hayat tetap menerima kedatangan wartawan. Dari perbincangan tersebut, terungkap bukan hanya cerita tentang cita-cita Dani yang terhenti, tetapi juga penantian keluarga yang hingga kini belum mendapatkan kepastian.

 

Bagi H. Hayat, Dani merupakan anak yang memiliki semangat besar untuk menempuh pendidikan. Bahkan, almarhum pernah bercita-cita melanjutkan studi ke Mesir.

 

Sayangnya, cita-cita tersebut tidak pernah terwujud. Dani meninggal dunia pada 13 Oktober 2026 setelah menjalani perawatan di RS BHC Sumenep.