Perempuan yang akrab disapa Hj. Hayati itu mengaku berusaha mengikhlaskan kepergian putranya. Ia tidak ingin memperpanjang persoalan dan berharap Dani mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
"Amin.. amin, semoga surga untuk anak saya, Dani," ucapnya.
Namun, keikhlasan seorang ibu tidak semestinya dimaknai sebagai berakhirnya hak keluarga untuk mendapatkan penjelasan. Terlebih, hingga kini persoalan komunikasi dengan pihak rumah sakit masih menyisakan perbedaan keterangan.
Keluarga Inti Membantah Ada Pertemuan Lanjutan
Setelah berbincang dengan orang tua Dani, awak media kemudian berziarah ke makam almarhum yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka.