Dengan tenang, Evandra melepaskan tendangan yang tak mampu dijangkau penjaga gawang Vietnam.
Gol! Stadion langsung meledak dalam euforia. Indonesia unggul 2-1 tepat di penghujung laga dan memastikan kemenangan yang terasa begitu istimewa.
Peluit panjang yang dibunyikan wasit menjadi penanda keberhasilan Garuda Muda melangkah ke semifinal sebagai juara Grup A.
Sementara itu, kekalahan tersebut membuat Vietnam harus menjalani masa penantian yang menegangkan. Mereka finis sebagai runner-up grup dengan koleksi tiga poin dan selisih gol +4.
Peluang Vietnam untuk menyusul Indonesia ke semifinal kini bergantung pada hasil pertandingan di Grup B dan Grup C. Mereka berharap hasil laga Thailand melawan Malaysia tidak menguntungkan salah satu pesaing dalam perebutan status runner-up terbaik.
Selain itu, Vietnam juga menaruh harapan kepada Australia yang akan menghadapi Kamboja pada laga terakhir Grup C. Kemenangan Australia dapat membuka jalan bagi Vietnam untuk tetap bertahan dalam persaingan menuju semifinal.
Berbeda dengan Vietnam yang masih dihantui ketidakpastian, Indonesia kini bisa bernapas lega. Garuda Muda menjadi salah satu tim pertama yang memastikan tempat di babak semifinal dan semakin dekat dengan impian mengangkat trofi ASEAN U-19 Championship 2026.
Kemenangan dramatis atas Vietnam bukan hanya sekadar tiga poin. Ini adalah pesan tegas bahwa Garuda Muda siap terbang lebih tinggi dan menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang menghadang di babak berikutnya.