Di penghujung pernyataannya, Zainnur mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh mengabaikan kritik yang muncul dari kampus. Sebab, menurutnya, ketidakpuasan publik yang terus menumpuk berpotensi melahirkan gelombang perlawanan yang lebih luas.
"Kami tidak menginginkan kekacauan ataupun krisis yang membuat rakyat menderita. Tetapi jika berbagai persoalan ini terus diabaikan, maka pemerintah sendiri yang akan menghadapi konsekuensi politiknya," pungkasnya.