Dasco juga disebut terus memantau perkembangan agar hubungan antara Polri dan Kejaksaan Agung tetap kondusif serta tidak berkembang menjadi pertentangan terbuka.

 

Di tengah dinamika tersebut, Presiden Prabowo dikabarkan menggelar sejumlah rapat tertutup yang berlangsung intensif. Dalam laporan Tempo disebutkan, Presiden menyoroti penggeledahan yang dinilai tidak terkoordinasi, adanya laporan mengenai penumpukan personel di sekitar kawasan Widya Chandra, serta potensi perpecahan di antara aparat penegak hukum.

 

Presiden disebut menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara hukum, bukan negara kekuasaan. Karena itu, seluruh proses hukum diminta berjalan secara profesional, objektif, dan tidak menimbulkan kegaduhan yang dapat mengganggu stabilitas nasional.

 

Tempo juga mencatat status hukum Febrie Adriansyah sempat mengalami dinamika, mulai dari tersangka, kemudian saksi, hingga kembali menjadi tersangka dalam proses yang berlangsung di Kejaksaan Agung.

 

Laporan itu menyebut Polri dan Kejaksaan Agung kemudian menggelar sejumlah pertemuan untuk meredakan ketegangan, termasuk pertemuan di Plaza Senayan yang berlangsung dalam suasana persaudaraan.