Dalam catatan akhirnya, Tempo menilai dinamika tersebut mencerminkan bagaimana hubungan antarpenegak hukum kerap dipengaruhi pertimbangan politik dan kepentingan kelembagaan. Media itu menyebut informasi yang disajikan berasal dari sejumlah sumber yang mengaku terlibat langsung dalam dinamika tersebut.
Hingga laporan tersebut dipublikasikan, Sjafrie Sjamsoeddin maupun Sufmi Dasco Ahmad belum memberikan keterangan resmi terkait isi bocoran itu. Sementara perkembangan kasus Febrie Adriansyah serta hubungan antara Polri dan Kejaksaan Agung masih terus menjadi perhatian publik.